DISKUSI DIDAKTIK PEMBELAJARAN MATEMATIKA

DIDAKTIK DALAM PEMBELAJARAN

  1. Langkah-langkah dan isi apersepsi yang perlu dilakukan oleh guru mata pelajaran matematika adalah : (a) Mengetahui pemahaman pengetahuan apersepsi setiap peserta didik dengan mencontohkan persoalan dengan level terendah dan tertinggi (b) Memberikan pengetahuan praktis materi apersepsi (c) Memastikan isi apersepsi minimal dapat dipahami sebagian besar peserta didik
  2. Prinsip peragaan pada pembelajaran matematika sangat penting karena dengan peragaan materi pembelajaran matematika yang sebagian besar bersifat abstrak akan dapat diwujudkan dalam alat peraga ( dalam bentuk apapun ) mendekati hal kongkrit/ nyata, sehingga akan lebih mudah dipahami peserta didik
  3. Tugas untuk pembelajaran bangun ruang : (a) Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok berdasarkan letak geografis siswa ( memudahkan dalam mengerjakan tugas ) (b) Membagi kelompok-kelompok tertentu untuk membuat maket dari kertas manila berupa bangun ruang : kubus, balok, limas segi-4 beraturan, kerucut, tabung, dan bidang empat teratur, dengan cara mengundi (c) Tiap-tiap kelompok membuat laporan terbentuknya maket tersebut ( jika jadi ataupun gagal ) serta menyebutkan dasar teori membuat bangun ruang tersebut ( disarankan browsing internet ) (d) Tugas tersebut dikumpulkan sebelum penyampaian kegiatan pembelajaran pengenalan bangun ruang.
  4. Langkah-langkah memotivasi peserta didik untuk pokok bahasan integral di kelas XII MIA : (a) Dicontohkan bagaimana menghitung luas bangun datar yang berbentuk siku (b) Dicontohkan bagaimana menghitung bangun datar yang berbentuk lengkung misalnya lingkaran atau bagian lingkaran (c) Dicontohkan menghitung bangun datar yang hanya dapat dihitung menggunakan integral
  5. PR ( Pekerjaan Rumah ) sebaiknya tidak monoton “ Kerjakan halaman … ( sekian ), nomor … ( sekian ) dikumpulkan … ( tanggal sekian ). Agar PR dapat memotivasi dan menggairahkan siswa dalam mengerjakan, misalnya : “ Peserta didik diminta browsing internet ( dapat lewat HP ) diminta menghitung banyaknya kata serapan dari artikel berbahasa indonesia, minimal 10 artikel, kemudian diminta menghitung rataannya ( Materi Statistika )
  6. Banyak siswa tidak menyukai pelajaran matematika, salah satu penyebabnya adalah karena karakter pelajaran matematika banyak yang bersifat abstrak ( berhubungan dengan angka-angka, rumus-rumus, dlsb ). Langkah-langkah yang sebaiknya kita lakukan adalah : (a) Membuat pembelajaran matematika yang menyenangkan, bagaimanapun caranya. Pada jaman sekarang, guru matematika galak, sudah tidak jamannya. Guru matematika sebaiknya berpenampilan menarik, eksklusif, tidak kusut, banyak senyum, punya fb. Twitter, wA, blog, intinya “gaul” sehingga tidak membosankan siswa melihatnya (b) Membudayakan sikap konsekuen saat apapun, kondisi bagaimanapun, di manapun. Konsekuen dalam memberikan ulangan harian, konsekuen dalam memberikan tugas, konsekuen dalam melaksanakan tugas kedinasan.
  7. Langkah-langkah pembelajaran Teorema Euler : (a) Sebagai apersepsi siswa dipastikan tahu tentang segi-3, segi-4, segi-5, segi-6, dst (b) Discovery Learning : siswa diminta mengisi tabel yang menunjukkan banyaknya sisi, titik sudut dan banyaknya rusuk bidang-bidang tersebut (c) Membuka diskusi tentang keterkaitan unsur-unsur tersebut sehingga diperoleh rumus atau teorema tersebut
  8. Membimbing siswa yang lamban belajar matematika : Setiap pembelajaran mempunyai KKM tertentu, untuk mencapai KKM sebagai kriteria ketuntasan dalam belajar dibutuhkan kemampuan tertentu. Idealnya setiap peserta didik dapat mencapai KKM tersebut karena dalam membuat kurikulum memerlukan pengerjaan yang mendalam. Intinya dalam setiap pembelajaran dalam topik apapun, jangan sampai kita terkesan membuat soal/ persoalan yang notabene terkesan sebagai soal yang wah, baik, bermutu, sudah bukan jamannya. Tentukan kriteria sederhana untuk mencapai KKM tersebut. Khusus siswa yang dikategorikan lamban belajar ( katanya ) kita buat kriteria yang sederhana untuk memahami pengetahuan minimal sehingga kita dapat memastika peserta didik tersebut menyukai dan ingin selalu belajar matematika
  9. Tugas untuk “ Aplikasi Diferensial “ ( bagi siswa yang berkecepatan belajar di atas rata-rata ) : (a) Carilah permasalahan yang berhubungan dengan kata maksimum dan minimum minimal 5 buah (b) Selesaikan permasalahan tersebut (c) Buatlah laporan dari mana anda mendapatkan persoalan tersebut, cantumkan pula kesimpulan cara mengerjakan persoalan tersebut dikaitkan dengan penerapan turunan/ diferensial
  10. Soal aplikasi turunan : Dalam sebuah turnamen badminton ganda diberikan aturan bahwa jumlah umur masing-masing pasangan adallah 45 tahun ( umur pemain minimal 14 tahun dan umur maksimum 35 tahun ). Hitung hasil kali minimum dan maksimum setiap pasangan yang mungkin terjadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s